Apa saja yang dikerjakan SEO Specialist Sehari-hari?

Ada dua tugas pokok yang harus dikerjakan dengan teliti oleh seorang SEO specialist, yaitu tugas yang bersifat teknis dan analisis.

Pertama, tugas teknis, yaitu memastikan website tetap dalam kondisi SEO friendly, seperti:

  1. Memastikan website bisa dijelajahi dengan baik oleh Googlebot
    • Melakukan pemeriksaan apakah ada halaman penting yang tidak bisa / sudah lama tidak dikunjungi oleh Googlebot,
    • Seluruh halaman bisa ditemukan oleh Googlebot melalui internal link
    • Semua informasi yang ada di dalam sebuah halaman bisa ‘terbaca’ dengan baik oleh Googlebot
  2. Memastikan setiap halaman yang harus masuk ke Google bisa terindex dengan baik,
    • Halaman tidak bermasalah saat diakses. Baik masalah yang muncul akibat kesalahan dari sisi server (error 5xx), maupun client (error 404)
    • Tidak ada halaman yang cannibal atau duplicate
    • Pastikan tidak ada tag <meta name=”robots” content=”noindex” /> di landing page.

Kedua, tugas menganalisa. Dalam implementasi SEO, kita tidak akan luput dari yang namanya membaca data.

Google Search Console (GSC) merupakan sumber data utama para SEO specialist.

Data yang kita peroleh dari GSC, kemudian harus bisa kita olah untuk mendapatkan informasi yang akurat. Dari informasi yang akurat itulah kita bisa menentukan action plan selanjutnya

Misalnya kita nemu data seperti ini:

DateClicksPosition
2021-05-21781
2021-05-20851
2021-05-19641
2021-05-18921
2021-05-171211
2021-05-161101
2021-05-151181
2021-05-141441
2021-05-131071
2021-05-123201
2021-05-117021
2021-05-103351
2021-05-091951
2021-05-082261
2021-05-071191
2021-05-062691
2021-05-05841
2021-05-041291.01
2021-05-031041
2021-05-02841
2021-05-01611

Dari data itu kita harus bisa menemukan informasi dari data tersebut, yang kemudian menentukan action plan-nya. Baik itu yang sifatnya strategic maupun technical, tergantung informasi apa yang kita dapatkan.

Selain membaca data, contoh tugas lain yang sifatnya analisis, seperti:

  1. Keyword research
  2. Competitive analysis
  3. Backlink audit
  4. Content audit
  5. Content optimization