ARIEF LAKSONO
DIGITAL
- Konsultan SEO Profesional -

Pengertian SEO dan Cara Kerja Google

SEO (Search Engine optimization) adalah proses mengoptimalkan website dari 4 aspek ; technical, content, on-page dan off-page.

Setiap optimasi yang dilakukan bertujuan agar website bisa memberikan value yang baik kepada search engine supaya website kita mendapatkan peringkat yang baik di hasil pencarian.

Cara kerja search engine Google

Google memang menggunakan serangkaian algoritma super canggih untuk menampilkan hasil pencarian yang berkualitas.

Tapi dibalik kecanggihan algoritmanya, sebenarnya konsep kerja engine Google sangatlah simple.

Kita hanya perlu memikirkan 3 proses utama algoritma Google, yaitu ; crawling, indexing dan ranking.

Kita bahas satu per-satu secara singkat.

Crawling

Crawling adalah proses dimana googlebot akan mencari dan menjelajahi seluruh halaman website yang kita miliki.

Dalam proses pencarian halaman, Googlebot bisa menggunakan dua cara;

  1. menggunakan link yang ditemukan dalam halaman website, dan/atau
  2. menggunakan sitemap.xml

Pada keadaan tertentu, Googlebot bisa diatur untuk tidak menjelajahi halaman-halaman tertentu dengan menggunakan robots.txt

Halaman yang sudah ditemukan akan disimpan di dalam server untuk diindex.

Indexing

Proses dimana Googlebot mengumpulkan data informasi tentang website kita.

Sayang, tidak banyak insight yang menjelaskan secara explicit tentang metric apa saja yang dikumpulkan oleh Google.

Tapi yang jelas informasi yang dikumpulkan berkaitan dengan 5 hal ;

  1. Query
  2. Relevansi
  3. Kualitas konten
  4. performa penggunaan
  5. Konteks

Ranking

Disinilah fase yang paling menentukan.

Fase dimana algoritma Google mulai melakukan penilaian terhadap data-data yang sudah terindex di dalam database, yang kemudian hasil penilaian tersebut akan ditampilkan dalam bentuk daftar hasil pencarian yang kita kenal dengan istilah SERP (Search Engine Result Page).

Proses penilaian ini dilakukan oleh engine Google yang dinamakan “RankBrain”.

Apa saja yang dinilai oleh RankBrain? ;

  1. Apakah query sesuai dengan query user
  2. Seberapa relevan website tersebut
  3. Seberapa bagus konten yang disajikan
  4. Seberapa mudah landing page diakses
  5. Untuk siapa content tersebut ditujukan

Sektor apa saja yang harus di optimalkan saat menjalankan campaign SEO?

Ketiga proses tadi tidak akan bisa berjalan dengan baik tanpa didukung dengan infrastruktur yang memadai.

Ibarat sebuah kereta.

Agar bisa jalan, kereta membutuhkan rel yang dalam kondisi prima, tidak rusak.

Jika rel retak atau mungkin rusak, maka bisa dipastikan kereta tidak akan jalan dengan baik.

Begitu pula Googlebot.

Jika website tidak didukung dengan penyediaan data yang baik, maka Google akan kesulitan untuk memberikan penilaian terhadap halaman website kita.

Disinilah pentingnya peran seorang SEO specialist.

Seorang SEO specialist haruslah paham bagaimana cara Google menilai sebuah website dan memikirkan strategi / cara agar data-data tersebut dinilai baik oleh Google

Karena itulah di SEO kita mengenal istilah “4 Pilar SEO”; technical, content, on-page, off-page.

Inilah ruang lingkup kerja seorang SEO specialist.

Pilar 1 : Technical

Disini tugas utama kita adalah bekerja sama dengan programmer untuk memastikan bahwa seluruh halaman website mudah untuk di crawl di-index oleh Googlebot.

Selain itu, kita juga harus memastikan bahwa website mudah diakses oleh user.

Seperti tidak ada error, loading cepat, mudah diakses menggunakan smartphone, dll

Pada beberapa kesempatan, saya menemukan website yang sebenarnya cukup bagus tetapi kesulitan untuk naik ke halaman pertama.

Setelah sesi audit dilakukan, ternyata website tidak bisa dijelajahi oleh Googlebot secara sempurna.

Sebagus apapun content yang di produksi, setinggi apapun kualitas backlink yang dimiliki, semua akan sia-sia jika website tidak bisa di jelajahi

Pilar 2 : Content

Memikirkan bagaimana caranya agar user mendapatkan informasi terbaik, mulai dari keyword research sampai memproduksi content yang SEO dan user friendly.

Pilar 3 : On-page optimization

Membuat content menjadi lebih menarik dan mudah mendapatkan peringkat yang tinggi. Meta-title, meta-description, internal link,

Pilar 4 : Off-page optimization

Dalam ilmu marketing, off-page optimization masuk dalam fase content-distribution. Dimana kita harus mendistribusikan content yang kita miliki, agar dapat mendatangkan target pasar melalui tiga jalur ; owned, paid dan earned

Tapi sayangnya masih banyak yang belum begitu paham dengan konsep off-page optimization ini.

Banyak SEO specialist yang menganggap bahwa off-page hanya sekedar untuk memenuhi ‘keinginan’ algoritma Google saja.

Peran SEO dalam bisnis modern

Kalau kita perhatikan, sepertinya hampir semua bisnis modern sudah memanfaatkan pemasaran secara digital.

Paling minimal sebuah usaha mikro bisa memanfaatkan sosial media untuk memasarkan produknya secara digital, meskipun hanya menggunakan foto dari kamera smartphone-nya.

Dalam skala kompetisi yang lebih berat, beberapa perusahaan mulai berupaya untuk menjangkau orang yang lebih masif, yaitu melalui search engine Google.

Saya berani bilang, sekarang ini Google menjadi pasar yang paling besar di dunia virtual.

Google Indonesia sendiri saja memiliki 80 juta pengunjung setiap bulannya. Pengunjung yang mencari berbagai macam informasi.

Kita coba analogikan, jika Google adalah pasar.

Ada sebuah pasar yang sangat besar dan modern, setiap hari dikunjugi 2,5 juta orang yang mencari segala macam barang berkualitas.

Jika kita seorang pedagang, sudah pasti kita akan jualan di pasar itu.

Tapi sayangnya nggak sembarang pedagang bisa dapat lokasi paling strategis di pasar itu. Akan ada seleksi yang sangat ketat dan hanya pedagang terbaik-lah yang berhak mendapatkan lokasi terbaik.

Kira-kira seperti itulah search engine Google.

Hanya website terbaik yang bisa berada di peringkat terbaik.

Untuk menjadi website terbaik, tentunya dibutuhkan proses yang sangat panjang.

Disinilah proses SEO mulai dipertimbangkan.

Kesimpulan

SEO saat ini sangatlah jauh berbeda dengan SEO jaman sebelum 2012.

Yang tadinya SEO hanya berbicara soal backlink, sekarang kita juga diharuskan untuk mempelajari konsep marketing secara keseluruhan.

John Muller, Webmaster Trend Analyst Google pernah ditanya, apa ranking factor utama untuk mendapatkan ranking yang tinggi di Google.

Hanya satu kata sangat sederhana yang keluar “awesomness”

Dari statement itu, kita bisa mengambil kesimpulan bahwa, hanya website yang luar biasa saja yang layak untuk mendapatkan peringkat yang tinggi.