ARIEF LAKSONO
DIGITAL
- Konsultan SEO Profesional -

Fungsi SEO dalam konsep digital marketing

Di part sebelumnya kita sudah bahas pengertian SEO dan target pasar, sekarang kita lanjut ke pembahasan berikutnya, yaitu fungsi SEO dan tanggung jawab SEO specialist.

Seperti yang sudah kita pahami sebelumnya, SEO merupakan bagian dari digital marketing, jadi secara langsung SEO akan selalu berbicara soal target pasar.

Berdasarkan buku Marketing 4.0, ada 5 proses yang dilewati oleh user . Mulai dari Awareness, Appeal, Ask, Act dan Advocate atau disingkat menjadi 5A customer flow.

Saya akan menjelaskan apa itu 5A dengan singkat.

Awareness : Yaitu proses memperkenalkan brand kepada calon pelanggan, agar mereka sadar / mengetahui akan adanya brand kita.

Appeal : proses mulai tertariknya calon pelanggan terhadap brand kita

Ask : target pasar mulai melakukan komunikasi aktif dengan kita sebagai pihak brand, orang lain ataupun mencari review tentang kita melalui search engine

Act : calon pelanggan mulai melakukan pembelian atau minimal memberikan email untuk berlangganan (leads)

Advocate : pelanggan yang merasa puas dengan pengalaman setelah proses act akan menyarankan atau mereferensikan brand kita kepada orang lain

Sekarang, kita jabarkan fungsi dan peran SEO specialist agar tetap in-line dengan masing-masing proses :

1. Brand Awareness

Inti dalam proses ini adalah bagaimana caranya agar target pasar menyadari kehadiran brand kita ditengah-tengah mereka. Dalam hal ini website bisa dikatakan sebagai sebuah brand.

Massive-nya pengguna Google saat ini, menjadikannya sebagai pasar terbesar di dunia. Tidak mengherankan jika disini ada banyak sekali brand yang saling berebut target pasar.

Sedikit berbeda dengan strategi marketing konvensional, dimana brand sebagai sebagai pihak yang berusaha untuk menjangkau target pasar secara aktif, dalam search engine marketing target pasarlah yang menemukan brand kita.

Sebagai gantinya, kita sebagai pihak brand harus mampu memposisikan diri agar mudah ditemukan oleh target pasar.

Dalam hal ini, brand/website yang berada di peringkat tertinggi di hasil pencarian Google, besar kemungkinan berhasil mengakuisisi sebagian besar target pasar.

Oleh karena itu, ada 3 tugas dan fungis utama seorang SEO specialist

  1. Keyword research, untuk menemukan keyword yang sesuai dengan kebiasaan target pasar.
  2. Menyediakan content yang berkualitas. Agar user yang masuk ke website mendapatkan informasi yang lengkap. Bahkan lebih dari yang mereka harapkan.
  3. Meningkatkan ranking. Agar keyword yang kita targetkan berada di peringkat teratas hasil pencarian Google.

2. Appeal

Proses meningkatkan ketertarikan user dibutuhkan effort yang cukup besar, mengingat hal ini tidak hanya bergantung pada SEO specialist.

Ada banyak faktor yang menentukan user tertarik dengan website kita

  1. Content yang informatif dan berkualitas,
  2. Desain yang nyaman digunakan dan enak dilihat,
  3. Mudah serta cepat diakses,
  4. Aman / bersih dari malware
  5. dll

Beberapa hal diatas memang kelihatanya tidak berkaitan langsung dengan tugas-tugas SEO specialist, namun perlu untuk dicatat bahwa Google menggunakan data tersebut sebagai ranking factor.

Jadi peran SEO specialist dalam proses ini adalah

  1. Kolaborasi dengan tim UI/UX dan engineer untuk memastikan website sudah seo-friendly dan user-friendly
  2. Internal linking optimization. Memberikan referensi halaman lain yang masih relevan pada halaman landing page sebagai pelengkap informasi.
  3. on-page optimization. Memastikan content sudah relevan dengan judul dan deskripsi serta nyaman dibaca oleh user

3. Ask

Proses ketiga merupakan proses yang sangat krusial, karena pada tahap inilah pelanggan mencari informasi lebih dalam tentang kita. Lanjut-tidaknya proses customer flow ke act ditentukan di fase ini.

Setidaknya ada 3 aktivitas yang akan dilakukan oleh pelanggan dalam alur ini ;

  1. Mencari informasi langsung dari orang di lingkaran mereka ; keluarga, teman, rekan kerja dll
  2. Mencari informasi diluar lingkaran mereka ; forum komunitas, sosial media, referensi dari website lain dll
  3. Mencari informasi dari platform kita sendiri ; halaman FAQ, komunikasi melalui kontak (telepon atau email), layanan chat, kolom komentar atau mungkin platform forum kalau kita menyediakan

Poin ketiga adalah proses yang bisa kendalikan langsung. Kita bisa mengarahkan pelanggan sesuai dengan alur yang sudah dibentuk sesuai SOP.

Namun untuk poin kedua dan ketiga inilah yang harus kita perhatikan. Kita tidak bisa mengendalikan aktivitas pelanggan dan percakapan antara pelanggan dengan pihak lain secara langsung.

Jika pelanggan mendapatkan hal yang positif dari aktivitas ‘kepo’ yang mereka lakukan, maka besar kemungkinan mereka akan melanjutkan ke tahap act.

Namun jika ternyata mereka mendapatkan review yang buruk, maka proses akan berhenti. Bahkan mungkin kalau informasi yang mereka terima sangat tidak memuaskan, maka kecil harapan untuk terjadi konversi di kemudian hari.

Sebagai SEO specialist kita bisa fokus pada dua hal ;

  1. Memastikan seluruh halaman yang kemungkinan terjadi interaksi dengan pelanggan, sudah terindex dan berada di peringkat teratas hasil pencarian Google. Misal halaman :
    • “cara membeli {brand / produk kita}“,
    • “alamat kantor {brand kita}“,
    • “agen / supplier {brand kita}“, dll
  2. Menjalankan strategi search engine reputation management. Dimana kita berusaha mencari keyword yang sekiranya akan menurunkan reputasi brand kita. Misal :
    • “{brand kita} penipu”
    • “review {brand kita}”
    • “{brand kita} jelek”
    • dan lain-lain.

      Catatan : Hal ini bukan untuk menutupi / mengaburkan kelemahan yang kita miliki. Tapi saat inilah kesempatan kita untuk memberikan klarifikasi langsung kepada user.

      Selain itu kita juga harus memperbaiki layanan atau produk yang dinilai kurang maksimal.

4. Act

Sebenarnya peran SEO specialist dalam tahap ini tidaklah besar. Karena hal ini lebih ke bagaimana proses konversi berlangsung.

Apakah ada hambatan di proses checkout yang dikarenakan proses yang berbelit dan membingungkan, atau apakah ada kendala teknis saat melakukan pembayaran, atau stok habis, atau pilihan warna tidak sesuai, dan faktor penggagal lainnya.

Namun SEO specialist yang familiar dengan data analytics, tentu bisa memberikan insight dari Google Analytics kepada tim UX, data analyst atau programmer tentang alur pergerakan pelanggan.

Jika ditemukan ada alur yang tidak sesuai dengan semestinya atau mungkin alur yang terlalu berbelit, berikan rekomendasi penyelesaian masalah pada tim UI/UX atau programmer atau marketing.

Alur website yang terlalu berbelit, akan menurukan daya tarik user. Biasanya user akan ‘malas’ untuk mengunjungi website kita lagi, meskipun kita berada di ranking yang tinggi.

5. Advocate

Disinilah fase puncak yang diharapkan oleh kebanyakan marketer. Saat inilah pelanggan yang sebelumnya melakukan action dan merasa sangat puas dengan produk / layanan kita, beralih menjadi pemberi saran terbaik kepada calon pelanggan lainnya.

Advocate menjadi salah satu penentu konversi fase ask menjadi act. Advokasi yang diberikan akan mempengaruhi psikologis pelanggan, terutama jika advokasi diberikan langsung oleh orang yang memiliki pengaruh yang besar dalam pengambilan keputusan.

Namun, bukan berarti tugas SEO specialist selesai sampai disini. Justru disinilah fase dimana kita harus jeli dan cermat, untuk mempertahankan SEO campaign tetap berjalan dengan lancar.

Sama seperti alur ask, aktivitas komunikasi advocate ini tidak bisa kita kendalikan secara langsung. Bahkan cenderung liar dan beresiko untuk SEO. Karena diluar sana akan sangat banyak backlink-backlink yang bertebaran diluar kuasa kita.

Tugas penting SEO specialist di fase ini adalah ;

  1. Backlink management. Mengatur backlink yang masuk dan memastikan backlink tersebut tidak berasal dari website yang menyalahi webmaster guidelines
  2. Content distribution. Distribusikan content yang berkaitan dengan produk atau brand kita. Bisa menggunakan guest blogging, atau unlinked keyword, atau bisa juga melalui Youtube.
  3. Public Relation. Public relation intinya mendekatkan diri dengan target pasar, agar target pasar lebih mengenal brand kita..

    bisa dengan cara membuat content di media-media sharing seperti medium, quora, kaskus atau di website lain yang masih berkaitan dengan brand kita

Kesimpulan

Di era persaingan pemasaran digital, SEO specialist jadi salah satu pemeran yang sangat penting.

Dialah pemeran yang menjalin interaksi antara pelanggan dan perusahaan pertama kali.

Dan dia jugalah yang harus berperan sebagai perwakilan pelanggan dan perusahaan. Dimana dia harus memastikan pelanggan mendapatkan apa yang mereka butuhkan dengan mudah, dan memikirkan bagaimana caranya supaya perusahaan mendapatkan calon pelanggan potensial dari Google.