ARIEF LAKSONO
DIGITAL
- Konsultan SEO Profesional -

Begini Cara Blogger Profesional Mencari Ide untuk Nulis Artikel

Siapa bilang blogger nggak pernah kehabisan ide? Setiap blogger pasti pernah ngerasain rasanya nggak punya ide. Malah mungkin sangking banyaknya artikel yang sudah dibuat oleh seorang blogger, justru semakin sempit ide yang ada di pikirannya.

Tapi bukan blogger profesional namanya kalau nggak punya jalan keluar. Begini cara blogger profesional cari ide yang fresh :

  1. lihat artikel blogger lain
  2. baca artikel lama
  3. interaksi dengan orang lain
  4. perbanyak baca buku
  5. cari referensi artikel luar

Nyontek artikelnya blogger lain (bukan nyolong yaa..)

Setiap orang pasti punya pola pikir yang beda-beda, begitu juga dengan daya imajinasinya. Saat kita sudah merasa mentok / buntu dan nggak punya ide sama sekali, berkunjunglah ke blog lain.

Tapi ingat! niat kita berkunjung adalah untuk mencari ide baru, bukan mencuri artikelnya. Karena seringkali mereka punya topik yang sama sekali belum terbesit di pikiran kita.

Bangun komunikasi dengan kompetitor, saling tukar-pikiran bahkan kalau bisa sampai kerjasama link building bisa lebih TOP! (kalo niche-nya sama)

Nggak ada ruginya baca artikel lama

“Ngapain baca-baca artikel jadul? jadul biarlah tetap jadul”

Ini tipe blogger yang terlalu move-on dan berpikir terlalu kedepan. Mungkin dia lupa kalau masa lalu akan mempengaruhi masa depan. hahaaa..

Cobalah kita sekali-sekali baca artikel-artikel lama yang sudah kita publish satu atau dua tahun yang lalu.

Dengan membaca ulang artikel lama kita, biasanya naluri ide kreatif akan muncul dengan sendirinya. Saat itu besar kemungkinan kita akan dapat sensasi “Wah.. bagian ini butuh penjelasan lebih detail!”

Begitu nemu ide, langsung catat!

Sering-seringlah berinteraksi dengan orang lain / komunitas

Sadar atau nggak, faktanya banyak penulis lagu, puisi, naskah film sampai novel berawal dari interaksi dengan orang lain.

Komunitas online sekarang udah banyak banget ya, apalagi dipermudah dengan adanya whatsapp group. Komunikasi jadi makin gampang.

Tapi kalau kita mau lebih dalam lagi menulis artikelnya, sebaiknya kita menjalin koneksi dengan orang-orang profesional.

Misalnya nih kita mau bikin artikel tentang human resource, kita bisa kenalan dengan HR profesional perusahaan ternama. Nggak harus dari perusahaan besar, tapi paling nggak perusahaannya dikenal memiliki management yang profesional.

LinkedIn adalah media yang paling cocok untuk membangun koneksi.

“nah bangun koneksinya itu yang sulit”

Yaa.. iya sih, menjalin koneksi dengan orang profesional itu nggak semudah kita kenalan dengan orang se-hobi. Ditambah prosesnya nggak bisa instan. Tapi jika koneksi itu berhasil terjalin, nggak mustahil kita bisa membuat tulisan berkualitas dan fresh.

Perbanyak baca buku / majalah

Dengarnya aneh kalau ada blogger yang nggak suka baca buku.

Kalau kalian perhatikan, ada cukup banyak artikel luar negeri yang menjadikan buku sebagai rujukan. Kenapa? karena buku memang menjadi sumber informasi yang paling akurat dan bisa dipertanggung-jawabkan.

Nggak ada salahnya kita baca buku atau majalah yang mungkin diluar minat kita, karena dari situ kita bisa mendapatkan insight baru yang nantinya bermanfaat.

Cari referensi artikel luar negeri

Nggak tahu kenapa orang bule kayaknya gampang banget nemu ide tulisan.. hahaha.. Cara ini sebenernya cukup gampang dipraktekan, tapi emang butuh effort lebih banyak dan minimal bisa bahasa inggris.

Kita cuma butuh 3 langkah simpel :

  1. Tentukan topic artikel yang akan kita angkat,
  2. Kumpulkan data yang kita butuhkan untuk artikel tersebut dari artikel luar negeri. Bisa dengan googling atau pakai content explorer dari ahrefs.
  3. Buat artikel berdasarkan data yang sudah kita kumpulkan

Kenapa harus artikel luar negeri?

Karena biasanya artikel luar memberikan informasi yang lebih ‘padat’. Apalagi penulisnya seorang yang memang ahli dibidangnya.